Potensi Investasi
Perekonomian

Produk Domestik Regional Brutto (PDRB) Kabupaten Pekalongan pada tahun 2007 atas harga berlaku sebesar Rp.5.062.021.350.000,- (Lima trilyun enam puluh dua milyar dua puluh satu juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah ), meningkat sebesar 10,72% dibandingkan dengan tahun 2006 sebesar Rp. 4.568.471.020.000,- (Empat trilyun lima ratus enam puluh delapan milyar empat ratus tujuh puluh satu juta dua puluh ribu  rupiah ).

Sedangkan atas dasar harga konstan, PDRB Kabupaten Pekalongan pada tahun 2007 sebesar Rp.2.833.078.030.000,- (Dua trilyun delapan ratus tiga puluh  tiga milyar tujuh  puluh delapan  juta tiga puluh ribu rupiah ), meningkat 4,43% dibandingkan dengan tahun 2006 sebesar Rp.2.710.378.330.000,- (Dua trilyun tujuh ratus sepuluh milyar tiga ratus  tujuh puluh delapan juta tiga ratus tiga puluh ribu rupiah).

Pertumbuhan Ekonomi/PDRB Kabupaten Pekalongan tahun 2007 sebesar 4,53%, meningkat dibanding tahun 2006 sebesar 4,21%.

Apabila dilihat dari kontribusi sektor dominan dalam pembentukan PDRB menurut lapangan usaha tahun 2007, maka sektor yang mempunyai kontribusi terbesar dalam perekonomian Kabupaten Pekalongan adalah sektor industri pengolahan masih tetap yang tertinggi yaitu sebesar 27,91%, menurun dibanding tahun 2006 sebesar 28,02%, kedua disusul oleh sektor pertanian dengan kontribusi sebesar 20,02%, meningkat dibanding tahun 2006 sebesar 20,01, ketiga sektor perdagangan, restoran dan hotel sebesar 19,13%, menurun dibanding tahun 2006 sebesar 19,23%  dan keempat sektor jasa  sebesar 15,70%, meningkat dibanding tahun 2006  sebesar 15,61%.

Kondisi umum Kabupaten Pekalongan pada tahun 2007 secara makro dapat tercermin pada mata pencaharian penduduk, terdiri dari yang bekerja pada sektor pertanian sebanyak 187.362 orang, menurun dibanding tahun 2006 sebanyak 193.112, sektor industri sebanyak 155.427 orang, meningkat dibanding tahun 2006 sebanyak 152.195 orang, sektor pertambangan dan galian sebanyak 1.535 orang, meningkat dibanding tahun 2006 sebanyak 887 orang, sektor perdagangan sebanyak 127.902 orang, meningkat dibanding tahun 2006 sebanyak 116.014 orang, sektor komunikasi sebanyak 28.502 orang meningkat dibanding tahun 2006 sebanyak 26.261 orang, sektor keuangan sebanyak 5.120 orang, menurun dibanding tahun 2006 sebanyak 6.431 orang, sektor jasa dan lainnya sebanyak 64.432 orang meningkat dibanding tahun 2006 sebanyak 61.626 orang, sektor listrik, gas dan air bersih  sebanyak 443 orang menurun dibanding tahun 2006 sebanyak 561 orang dan sektor konstruksi mencapai 24.068 orang, menurun dibanding tahun 2006 sebanyak 29.372 orang.

Potensi unggulan daerah Kabupaten Pekalongan diharapkan memiliki daya saing dan keunikan tertentu, yang membedakan dengan daerah lain.

Potensi terhadap produk unggulan daerah diandalkan  melalui sektor pertanian, industri dan pariwisata.

Ditetapkannya produk-produk unggulan tersebut diharapkan dapat memacu pelaku ekonomi daerah dalam mengembangkan kreativitas dan usahanya sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Pendapatan Per kapita / Income Per kapita penduduk Kabupaten Pekalongan tahun 2007 sebesar Rp.4.882.280,- meningkat 9,61% dibanding tahun 2006 sebesar Rp.4.454.203,-

Indikator kesejahteraan penduduk yang tercermin dari Indek Pembangunan Manusia ( IPM ) tahun 2007 di Kabupaten Pekalongan yang mencerminkan indikator kesejahteraan masyarakat melalui bidang kesehatan, pendidikan dan daya beli masyarakat mencapai 68,40. Sedangkan jumlah Penduduk Miskin ( PM ) di Kabupaten Pekalongan tahun 2007 berdasarkan hasil Pendatan Sosial Ekonomi ( PSE Th.2005 ) yang dipergunakan sebagai dasar penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) tercatat sebanyak 190.000 jiwa atau 21,13% dari jumlah penduduk, mengalami penurunan dibanding tahun 2006 sebanyak 207.644 jiwa atau 23,29%.

Laju Inflasi di Kabupaten Pekalongan tahun 2007 sebesar  5,35% lebih rendah  dibanding tahun 2006 yang mencapai 6,55%. Laju inflasi mengalami penurunan dibanding tahun 2006 terjadi karena adanya harga – harga berbagai macam komoditas yang relatif stabil. Komoditas yang mempunyai kontribusi andil terbesar terhadap angka inflasi pada tahun 2007 antara lain adalah  kacang – kacangan dan lemak dari minyak goreng.

DAFTAR POTENSI INVESTASI

POTENSI SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN
POTENSI SEKTOR KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN
POTENSI SEKTOR INDUSTRI
POTENSI SEKTOR PARIWISATA DAN JASA
POTENSI SEKTOR PERDAGANGAN
POTENSI SEKTOR PERTANIAN
POTENSI SEKTOR PETERNAKAN

0 Responses to “Ekonomi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: